Semarang, Radio Rodja. Kabar duka datang dari Kendal, Jawa Tengah. KH Wildan Abdul Hamid merupakan adik dari Abuya KH. Ahmad Abdul Hamid berpulang ke Rahmatullah, Kamis (9/6) pukul 03.00 WIB dini hari di rumah sakit Sardjito Yogyakarta. Kiai yang lahir tahun 1931 meninggal karena faktor usia yang sudah sangat sepuh.
"Subuh ini mendengar berita: saudaraku dan murid kesayangan ayahku KH. Wildan Abdul Hamid Kendal telah dipanggil kehadirat Allah SWT. Semoga Allah menerima segala amal baiknya dan mengampuni segala kesalahannya", tulis KH Ahmad Mustofa Bisri di akun Facebook pribadinya.
| Innalillahi, KH Wildan Abdul Hamid Mustasyar PWNU Jateng Wafat (Sumber Gambar : Nu Online) |
Innalillahi, KH Wildan Abdul Hamid Mustasyar PWNU Jateng Wafat
Selain itu, Gus Mus juga mendoakan semoga keluarga dan para santrinya sabar dan ikhlas serta mampu melanjutkan ajaran dan perjuangannya. Pondok Pesantren Roudlotul Mutaallimin merupakan warisan untuk diteruskan para keluarganya.Selain itu, Kiai Wildan memiliki pengajian rutin kitab Ihya Ulumuddin tiap Selasa pagi untuk kiai-kiai muda dan bapak-bapak, sedangkan untuk ibu-ibu dan remaja putri beliau mengaji Tafsir al-IbrizKH Bisri Mustofa dan MujarrobatMbah Sholeh Darat.Radio Rodja
Kiai Wildan juga masih tercatat sebagai Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah masa khidmah 2013-2018, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kendal, dan Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kendal.Radio Rodja
"Kesan yang bisa saya tanggap dari beliau adalah kesederhanaan dan sangat tadzim kepada kiai-kiai sepuh," ungkap KH. Asroi Thohir salah satu menantu.Kiai Wildan meninggalkan Hj. Faizah (istri) dengan delapan putra-putri yaitu Wahidah Ghodif, Rohmah, Fauziyah, Robiatul Adawiyah, Nur Azizah, Atikah, Nihayah dan Muhammad Farid Fadh. Rencana pemakaman nanti bada Ashar awal di maqbarah Grabag Kendal. (M. Zulfa/Fathoni)
Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/68866/innalillahi-kh-wildan-abdul-hamid-mustasyar-pwnu-jateng-wafat
Radio Rodja

EmoticonEmoticon